Sabtu, 27 Februari 2010

Apa tanda-tandanya anak yang mengalami conduct disorder ?

Tanda-tanda conduct disorder sebetulnya sudah tampak pada masa kanak-kanak. Bila buah hati kita menunjukan beberapa gejala ini :
• Sering berbohong,
• Sering mengancam,
• Sering mengintimidasi / menekan / bulli terhadap teman atau orang lain
• Sering memulai perkelahian fisik
• Menggunakan senjata/benda yang menyebabkan bahaya fisik yang serius bagi orang lain (misalnya, pemukul, batu, botol pecah dll)
• Menyakiti / kejam kepada orang lain atau teman
• Menyakiti / kejam kepada binatang
• Mencuri dengan terang-terangan (menjambret, merampas)
• Mencuri secara sembunyi-sembunyi misalnya mengambil uang didompet orangtua, mengambil barang ditoko secara sembunyi-sembunyi, pemalsuan dll
• Secara sengaja menimbulkan kebakaran
• Secara sengaja merusak barang milik orang lain (mencoret-coret dinding, mengores kendaraan dengan benda tajam dll)
• Membongkar masuk kedalam rumah, bangunan, atau kendaraan orang lain
• Sering memanfaatkan orang lain dengan tujuan mendapat keuntungan atau menghindari kewajiban.
• Sering keluar pada malam hari tanpa tujuan yang jelas / nongkrong, walaupun dilarang orang tua.
• Sering kabur dari rumah.
• Sering membolos dari sekolah.

Masalah tersebut secara signifikan mengganggu kehidupan anak dan mengganggu hubungan sosial dengan teman,dan juga masalah akademik.
Gejala awal dari anak bisa dilihat dari 3 hal :
- Kejam terhadap orang lain / binatang
- Tidak ada rasa empati / kasihan terhadadap makhluk yamg disakiti
- Senang bermain api

Gambaran perilaku ini pada awalnya sangat mirip dengan ADHD. Namun yang dapat dibedakan adalah pada ADHD terdapat rasa empati kepada orang lain atau binatang yang telah disakitinya dalam arti timbul rasa penyesalan dalam dirinya, hal ini berbeda dengan conduct disorder.

Apa yang menjadi faktor pemicu terjadinya conduct disorder ?
• Penolakan dari orang tua sejak awal kehidupan si anak
• Perpisahan dari orang tua tanpa adanya alternative pengasuh yang baik
• Penelantaran dari keluarga
• Child abuse dan kekerasan pada anak
• Factor genetic dari keluarga.
• Orang tua dengan gangguan jiwa
• Perkawinan orang tua yang bermasalah
• Factor lingkungan, teman dsb

sumber :pedoman psikologi anak khusus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar